Kejaksaan Didesak Usut Dugaan Mark-Up Mesin Genset RSUD Langsa

Laporan: Putera Zoelva

LANGSA – www.suarapublik.co.id | Lembaga Swadaya Masyarakat Piranti Bangsa mempertanyakan penyelidikan dugaan mark-up proyek pengadaan genset 500 KVA ditambah instalasi pada Badan Layanan Umum Rumah Sakit Umum Daerah (BLU-RSUD) Kota Langsa tahun anggaran 2016, senilai Rp 1,8 miliar yang telah ditangani pihak Kejaksaan Negeri Langsa.

Ketua LSM Piranti Bangsa, Farid Wajidi mengatakan, pihaknya mendapat laporan bahwa terjadi dugaan pengelembungan harga pembelian genset RSUD Langsa yang anggarannya bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2016.

“Kita terima informasi adanya dugaan penyimpangan pada proyek pengadaan genset dan pemasangan instalasinya senilai Rp 1,8 miliar di RSUD Langsa tahun 2016 yang kini telah ditangani Kejaksaan Langsa,” sebut Farid di Langsa, Minggu, 6 Agusus 2017.

Menurutnya, hingga kini belum ada kejelasan atas penyelidikan yang dilakukan pihak Kejari Langsa. Ia mempertanyakan pihak kejaksaan setempat yang sejauh ini belum juga mempublikasikan sejauhmana penanganan kasus itu.

“Kita bertanya apakah sudah ditingkatkan statusnya atau masih tahap penyelidikan? Jangan sampai kasus itu di pendam (peti es),” ujar Farid.

Untuk mendapatkan informasi terkait hal itu, pihaknya berencana akan melalukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Langsa atau Kepala Seksi Intel Kejari Langsa guna mengetahui sejauhmana penanganan kasus dimaksud.

“Insya Allah senin besok kita audiensi. Mempertanyakan sejauhmana prosesnya. Ini perlu dikawal agar tuntas dan daerah tidak dirugikan,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *