Hari Perawat Se-dunia: PPNI Bener Meriah Gelar Sosialisasikan Apotik Hidup

Laporan: WAN KURNIA
Editor: PAJIBER MBO

BENER MERIAH – www.suarapublik.co.id | USAI melaksanakan apel upacara peringatan, Hari Perawat Sedunia, di halaman Setdakab, PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kabupaten Bener Meriah melaksanakan sosialisai Apotik Hidup dan membagikan bibit kepada peserta sosialisasi di Aula Setdakab Bener Meriah Kampung Serule Kayu Kecamatan Bukit Jumat (13/05/2917).

Kepada www.suarapublik.co.id Ketua DPD PPNI M Akhyar Yunus menyampaikan perawat di Bener Meriah ingin membuktikan Pengabdian Kepada Masyarakat melalui kegiatan Apotik Hidup yang menyentuh dan menguntungkan masyarakat dengan memanfaatkan perkarangan rumah.

Disebutkanya, peserta yang mengituti penyuluhan itu, berasal dari dua kecamata dengan jumlah peserta masing-masing desa sebanyak lima orang yang juga diberikan bibit tanaman Apotik Hidup berupa, Kunyit, Jahe, Serei, Temu Lawak, dan Lengkuas.

Menurutnya, jenis tanaman yang dibagikan tersebut memiliki manfaat untuk kesehatan seperti halnya, tanaman Jahe yang dapat berpungsi untuk melebarkan pembuluh darah menjadi panas tubuh dan menurunkan berat badan.

Selain itu, ia menyampaikan Jahe juga dapat mengatasi mabuk dengan cara meminum Wedang Jahe sebelum bepergian jauh, mengatasi ganguan pencernaan, menghilangkan mual dan mengobati masuk angin, meningkatkan kekebalan tubuh, menghilangkan gatal pada tenggorokan serta obat kompres untuk menurunkan suhu tubuh.

Akyar menambahakan, pihaknya akan menjadikan program penanaman obat herbal tersebut sebagai perlombaan yang akan dilakukan penilaian oleh perawat. “Tahun depan kita akan memberikan hadiah kepada peserta yang yang melakukan penanaman dan perawatan yang terbaik”, terangnya.

Dia juga berharap, pemerintah lebih memperhatikan perawat di Bener Meriah, dengan memperhatikan kesejahteraannya, karena menurutnya, masih banyak pegawai perawat di Bener Meriah yang sudah mengabdi dan belum dilakukan pengangkatan, bahkan gaji yang diberikan pemerintah saat ini masih sangat jauh dibawah Upah Minum.

Sementara itu, dihari Perawat sedunia itu, Plt Bupati Kabupaten Bener Meriah Drs. H. Rusli M Saleh saat memimpin upacara peringatan meyampaikan, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang aman dan efektif.

Menurutnya, peranan perawat sebagai tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan serta memiliki peran penting dalam memastikan bahwa pasien mendapatkan pelayanan perawatan yang aman, efektif dan terbaik.

“Seiring perkembangan tehnologi diera globalisasi saat ini, tantangan yang dihadapi perawat semakin meningkat, sehingga para perawat harus mampu meningkatkan keahlian serta pengetahuan, karena itu, peningkatan pelatihan-pelatihan untuk para perwat perlu dilakukan”, ujarnya.

Rusli menambahakan, kecerdasan emosional juga harus dimiliki oleh seorang perawat. Para perawat harus bisa melayani pasien dengan tenang, bijak, santun, dan penuh kasih sayang, “Bagaimanapun, emosional harus didukung dengan pelayanan yang baik bagi rumah sakit”, katanya.

Selanjutnya ia juga berpesan, para perawat harus melayani pasien dengan sebaik-baiknya, tanpa ada pembendaan antara pasien ekonomi menegah ke atas, ke bawah, maupun pasien BPJS dengan standar keperawatan yang ada. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *